π Recehan Bahasa
β¨ Book Overview Bahasa tidak muncul dari ketiadaan. Kata muncul dari interaksi sehari-hari antarmanusia yang membentuk sebuah sistem komunikasi yang disepakati berasama. Inilah yang disebut bahasa. Tak jarang, istilah-istilah receh yang kita sepelekan menjadi salah satu tonggak perkembangan bahasa. Misalnya, kata segede gaban, alay, dan ambyar memunculkan citra yang melambangkan sebuah generasi tertentu. Ivan Lanin mengumpulkan recehan bahasa yang berserakan ini di lini masa media sosial untuk kita nikmati bersama dalam buku ini, sebagai hiburan sekaligus penambah pengetahuan yang penuh cita rasa. Sambil rebahan ataupun tirah baring, mari kita nikmati Recehan Bahasa: Baku Tak Mesti Kaku. Tak perlu malu dan kaku dalam berbahasa, meski receh, tidak pernah dilarang.
| Info | Detail |
|---|---|
| βοΈ Author | Ivan Lanin |
| π Originally Published | 2020 |
| π Genre | Self Help, Language |
| β Rating | 4.14 (Goodreads) |
π Review
- Awal saya baca buku ini, hal yang langsung terpikirkan oleh saya adalah βBuku ini sangat direkomendasikan untuk orang yang baru awal baru baca buku dan punya berbagai maca rasa penasaran terhadap bagaimana cara menulis bahasa indonesia yang baik sehingga dapat semakin mencintai bukuβ.
- Selain rekomendasi ini namun hal yang kurang dari buku ini adalah efek samping rekomendasinya sendiri karena terlalu banyak ilustrasi, menyebabkan buku ini terlalu dangkal dan jujur halamannya juga sangat sedikit menurut saya π .
- Tapi ini akan terasa kalau sudah biasa baca buku yang lebih kompleks namun selebih nya sangat bagus.
- Highlight utama di buku ini bagi saya pada hal 42 mengenai konten media sosial seperti cemilan:
βMakanan utamanya adalah buku. Cemilan memang menarik, tetapi kurang bergizi. Lahaplah buku. Berikan nutrisi yang cukup untuk akal dan rasa (page 42)β
karena ketika membaca buku kita mengaktifkan logika dan imajinasi sehingga kita perlu mengunyah nya secara perlahan sehingga lebih mudah diserap, berbeda dengan konten media sosial atau media lain yang langsung di suapkan sehingga otak kurang bergerak.
β Created Saturday, 8 August 2026 - 17:46