Theoretical Data VS Experimental Data

  • Data teoritis merupakan data hasil prediksi secara logis atau matematis dari suatu model atau teori yang universal dan tidak tergantung dengan lingkungan, sehingga data yang dihasilkan sangat ideal dan biasanya telah digunakan sebagai pembanding data eksperimen contoh secara teori secara probabilitas teori lemparan koin menghasilkan 50% kemungkinan

  • Data eksperimen berasal dari hasil eksperimen melalui pengukuran berulang, survei, pengamatan dan berbagai uji di lapangan atau di laboratorium biasanya data eksperimen di gunakan sebagai pembanding dari data teoritis dan bisa membantah teori atau memvalidasi suatu teori sehingga bisa penyempurnaan teori yang ada.

Kenapa untuk mendapatkan data teoritis lebih berat secara komputasi ?

  • Data teoritis berasal dari suatu teori atau dasar dari suatu hukum dan hanya menggunakan konstanta universal sehingga komputer menghitung semua data didalamnya dengan mensimulasikan alam semakin kompleks perhitungan dan semakin sedikit asumsi maka resource komputasi yang di gunakan akan semakin besar, berbeda dengan data eksperimen atau semi eksperimen kita hanya mencatat hasil yang sudah di “kalkulasi alam” kita hanya melihat hasilnya saja.

⌛ Created Thursday, 1 January 2026 - 10:35