Inti idenya

Dalam sebuah molekul, inti atom (nukleus) jauh lebih berat dan bergerak jauh lebih lambat dibandingkan elektron. Karena perbedaan kecepatan ini sangat besar, kita bisa memisahkan gerak elektron dan inti dalam perhitungan.

Analogi sederhana

Bayangkan:

  • Inti atom = gajah berjalan pelan
  • Elektron = burung kecil yang terbang cepat di sekitarnya

Karena burung bergerak sangat cepat, kita bisa menganggap gajah hampir diam saat kita menganalisis gerakan burung. Setelah itu, baru kita lihat bagaimana gajah bergerak.

Apa yang dilakukan aproksimasi Born–Oppenheimer?

  1. Inti dianggap diam sementara Posisi inti atom “dikunci” pada titik tertentu.
  2. Elektron dihitung terlebih dahulu Persamaan Schrödinger diselesaikan untuk elektron dengan inti yang tetap.
  3. Energi elektron membentuk permukaan energi potensial Energi ini menjadi “landasan” bagi gerak inti.
  4. Gerak inti dihitung kemudian Inti bergerak di atas permukaan energi tersebut.

Mengapa ini sangat membantu kimia komputasi?

Tanpa aproksimasi ini:

  • Persamaan kuantum untuk elektron dan inti harus diselesaikan sekaligus → sangat rumit dan hampir tidak mungkin untuk molekul nyata.

Dengan aproksimasi Born–Oppenheimer:

  • Perhitungan jadi jauh lebih sederhana
  • Memungkinkan metode seperti Hartree–Fock, DFT, dan post-HF
  • Kita bisa menghitung struktur molekul, energi ikatan, spektrum, dan reaksi kimia

Ringkasnya

Born–Oppenheimer = memisahkan gerak elektron (cepat) dan inti (lambat) agar perhitungan kimia kuantum menjadi praktis.


⌛ Created Monday, 12 January 2026 - 09:16